Kajian Makna
B. Aspek-aspek Makna
Pada bagian ini akan dibahas :
1.
Pengertian
2.
Perasaan
3.
Nada
4.
Tujuan
atau maksud
Keempat aspek makna tersebut dapat dipertimbangkan
melalui data bahasa Indonesia contoh pemahaman makna tersebut. Pembahasan
seperti ini jika kita melihat makna dari
segi terujarnya kata-kata pembicara kepada pendengar.
1.
Pengertian
Aspek makna pengertian ini dapat dicapai apabila
antara pembicara/penulis dan kawan bicara berbahasa sama. Pengertian disebut
juga tema. Tiap hari orang berbicara dan
tiap hari kita mendengarkan orang berbicara bahkan berbicara dengan
kawan bicara kita.
Kalau
antara pembicara dan pendengar mempunyai kesamaan pengertian mengenai
satuan-satuan ini, maka pendengar mengerti apa yang kita maksudkan. Demikian pula kalau kita mendengar orang berkata, “
rambut “ ujaran yang hanya menggunakan satu kata ini menimbulkan Berbagai
pengertian, misalnya:
a.
Rambutnya
panjang sekali
b.
Rambutnya
tidak panjang sekali
2.
Perasaan
Aspek makna perasaan berhubungan dengan sikap pembicara dengan situasi
pembicara. Didalam kehidupan sehari-hari kita selalu berhubungan dengan
perasaan (misalnya sedih, panas, dingin, gembira, jengkel, gatal) dan untuk
menggambarkan hal-hal yang berhubungan dengan aspek perasaan tersebut, kita
gunakan kata-kata yang sesuai. Contoh:
a.
Buk
anik sangat sedih karena terjerat hutang lintah darat
3.
Nada
Aspek makna nada ini melibatkan pembicara untuk
memilih kata-kata yang sesuai dengan keadaan kawan bicara dan pembicara
sendiri. Aspek makna yang brhubungan dengan nada lebih banyak dinyatakan oleh
hubungan antara pembicara dengan pendengar, antara penulis dengan pembaca.
Aspek makna nada berhubungan puladengan aspek makna yang bernilai perasaan,
bila jengkel maka sikap kita akan berlainan dengan perasaan bergembira terhadap
kawan berbicara. Contoh:
a.
Jahat
kau?
b.
Nakal
kau!
4.
Tujuan
atau maksud
Aspek
maksud menurut Shipley merupakan maksud senang atau tidak senang,efek usaha keras yang dilaksanakan. Aspek makna
tujuan ini adalah “his aim, concious or unconscious, the effect is endeavouring
to promite” (tujuan atau maksud, baik disadari maupun tidak, akibat usaha dari
peningkatan). Apa yang kita ungkapkan di dalam makna aspek tujuan memiliki
tujuan tertentu.
Aspek makna tujuan ini melibatkan
klasifikasi pernyataan yang bersifat:
- deklaramatif
- persuasif
- imperatif
- naratif
- politis
- paedagogis (pendidikan)
contoh:
a.
jangan
lupa bawa uang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar